BAB 8. Ciri – Ciri Masyarakat Dengan Teknologi Informasi Modern
Pada pertengahan abad 20, kata informasi
diadopsi sebagai istilah teknis (terutama
sebagai teori informasi) dalam perhitungan keandalan insinyur dalam telepon
dan sistem pensinyalan serupa. Penggunaan ini menghubungkan kata informasi dengan serangkaian perkembangan dalam logika, probabilitas, dan perhitungan yang terbukti sangat subur di beberapa bidang penting, terutama
kriptanalisis, teknik elektro,
dan termodinamika.
Sangat tidak tepat jika kita beranggapan
bahwa masyarakat informasi lebih istimewa
atau luar biasa dibandingkan dengan masyarakat pra informasi. Perlu diketahui
bahwa masyarakat pra informasi dapat mengembangkan karakter
kolektifnya dengan cara melakukan kegiatan bersama dan berkomunikasi.
Salah apabila kita beranggapan bahwa
orang-orang abad pertengahan kurang banyak bicara dari pada orang modern.
Perbedaan
masyarakat informasi dengan pra informasi
Penggunaan internet pada masyarakat era informasi memiliki
efek independen dibandingkan
masyarakat pra informasi pada pola penggunaan,
termasuk hiburan, pencarian informasi, dan produksi konten, bahkan ketika mengendalikan
variabel demografis utama.
Pengguna
yang lebih muda, pria, mereka yang menikah,
dan pengguna dengan
pendidikan tinggi lebih cenderung menggunakan internet untuk hiburan.
Mereka yang lebih muda, laki-laki, bekerja, dan memiliki
tingkat Bahkan ketika mengendalikan semua faktor ini terkait dengan menjadi masyarakat era informasi, masih ada hubungan
independen antara menjadi
masyarakat era informasi dan pola penggunaan.
Masyarakat era informasi lebih cenderung
menggunakan internet lebih intensif
untuk membuat konten, menghibur dan menginformasikan diri mereka sendiri,
daripada masyarakat pra informasi. Teknologi
ini mengkonfigurasi ulang akses.
Ada yang disebut sebagai kelompok
masyarakat pra informasi, mereka adalah
masyarakat yang tidak atau belum menjadikan suatu informasi sebagai sumber utama. Biasanya
mereka tidak melihat
pengaruh menonjol suatu informasi
dalam kehidupan mereka. Dan cara mereka mendapatkan informasi biasanya belum menggunakan teknologi,
alias mereka masih menggunakan cara tradisional.

Ciri
– ciri masyarakat informasi
1. Menjadikan internet
sebagai infrastruktur kehidupan sehari-hari
Masyarakat berusaha untuk
terhubung dengan internet agar masyarakat bisa mengakses
suatu informasi. Informasi
yang diakses tersebut
merupakan informasi yang bersifat penting terhadap
usaha serta pekerjaan.
2. Informasi menjadi
sumber utama dalam dunia usaha
Masyarakat menggunakan
informasi untuk memperoleh keuntungan disuatu
bidang usaha tertentu. Misalnya informasi nilai saham yang sangat
berguna bagi pelaku bisnis saham.
3. Informasi menjadi
aset bagi siapa saja
Informasi yang tersebar ditengah masyarakat dapat digunakan oleh siapa saja untuk kepentingan pribadi maupun kelompok selama informasi tersebut benar-benar dibutuhkan.
4. Terdapat sistem
pelayanan online
Terdapat banyak sistem pelayanan
diberbagai aspek kehidupan
yang bersifat online.
Masyarakat lebih memilih suatu pelayanan yang bersifat online karena hal tersebut
dapat menghemat waktu dan biaya.
5. Adanya
persaingan yang ketat dan bersifat global
Persaingan terjadi
karena masyarakat masing-masing berusaha untuk memperoleh suatu keuntungan dari sebuah informasi
yang sama. Persaingan tersebut bisa bersifat global
apabila suatu informasi memiliki pengaruh terhadap
masyarakat global.
6. Proses
pertukaran informasi yang sangat cepat
Proses pertukaran
informasi ditengah masyarakat berlangsung intens dan cepat, hal ini dipengaruhi oleh masyarakat yang saling membutuhkan informasi dan juga didukung oleh perkembangan teknologi. Menjadikan informasi
sebagai pendongkrak berkembangnya usaha Informasi digunakan
sebagai sarana untuk
mempromosikan suatu usaha
kepada masyarakat umum yang lebih luas melalui
internet.
7. Menggunakan informasi
sebagai pertimbangan untuk mengambil suatu keputusan.
Masyarakat menggunakan informasi yang sedang berkembang untuk memprediksi
sesuatu sehingga masyarakat benar-benar yakin pada proses pengambilan sebuah keputusan.
8. Terjadinya komunikasi hampir secara instan
melintasi jarak yang begitu jauh.
Jarak dan waktu bukan
lagi menjadi penghalang dalam urusan komunikasi dan mendapatkan informasi.
9. Cepatnya proses
penyerapan informasi
Masyarakat peka terhadap
informasi yang beredar sehingga penyerapan informasi berlangsung cepat.
10. Menjadikan
informasi sebagai salah satu komoditi ekonomi yang memiliki harga
Pelaku media online
menjadikan informasi sebagai suatu hal yang memiliki nilai jual.
11. Tingginya nilai ketergantungan terhadap
informasi
Dalam melaksanakan aktifitas maupun untuk mengambil keputusan, masyarakat membutuhkan informasi-informasi terkait mengenai aktifitas
atau suatu keputusan.
12. Tingginya tingkat
responsibilitas terhadap informasi
Masyarakat peka terhadap suatu informasi yang beredar. Terlebih terhadap informasi yang mempunyai pengaruh terhadap masyarakat tersebut.
13. Pola hidup
atau kehidupan sosial bisa dipengaruhi oleh informasi
Pola hidup masyarakat
bisa berubah oleh pengaruh
informasi yang ada atau informasi
yang diterima. Tanggapan terhadap suatu informasi bagi masing-masing masyarakat berbeda-beda
sehingga efek suatu informasi terhadap masyarakat juga berbeda-beda.
14. Masyarakat cenderung
bersifat lebih demokratis
Mudahnya masyarakat mengakses dan mendistribusi informasi membuat masyarakat bersifat lebih demokratis dari sebelumnya. Hal ini terjadi karena masyarakat dapat menyampaikan pendapat serta kritikan langsung melalui media online.
Cara mengakses informasi berubah dari
media cetak ke media online Masyarakat informasi mengakses informasi secara online.
Hal ini dipengaruhi oleh proses akses informasi
yang sangat cepat serta sifat informasi yang up-to-date. Sehingga
minat masyarakat terhadap
media cetak mulai menurun.
Pengaruh
informasi terhadap masyrakat
Pada masa globalisasi ini dimana informasi
dan sumber informasi
sangat banyak, menghadirkan pengaruh besar terhadap
aspek kehidupan. Cepatnya
laju perkembangan informasi
tidak terlepas dari berkembangnya teknologi informasi. Masyarakat dapat
mengakses informasi kapan saja dan di mana saja. Mudahnya mengakses
informasi juga menimbulkan dampak terhadap
masyarakat. Dampak tesebut tergantung dari cara suatu masyarakat merespon
informasi itu sendiri.
Dampak positif
teknologi informasi :
1. Arus informasi
sangat cepat sehingga masyarakat tidak ketinggalan informasi.
2. Masyarakat dengan mudah mengakses
informasi kapanpun mereka
mau.
3. Wawasan masyarakat terhadap perkembangan dunia semakin luas karena informasi-informasi yang mudah diakses.
4. Mempermudah pelaku
bisnis untuk berbisnis secara online.
5. Mempermudah masyarakat untuk berkomunikasi tanpa harus bertemu.
6. Dapat digunakan sebagai sarana mencari
informasi untuk bidang
pendidikan dan kebudayaan.
7. Sebagai sarana hiburan.
8. Dengan berkembangnya teknologi informasi dan teknologi komunikasi masyarakat lebih mudah beraktifitas.
9. Wawasan masyarakat mengenai perkembangan
teknologi makin luas.
10. Terbukanya peluang
usaha yang memanfaatkan jaringan internet.
11. Memberikan
ruang untuk berkreasi bagi masyarakat.
Dampak negatif teknologi informasi :
1. Berkurangnya proses sosialisasi secara nyata.
2. Kejahatan
dunia maya meningkat.
3. Konten
negatif yang berkembang dengan pesat.
4. Meningkatnya oknum yang memfitnah
dan juga pencemaran nama
baik.
5. Kecanduan terhadap
internet bisa menyebabkan masyarakat tidak produktif.
6. Berkurangnya pola interaksi dengan orang sekitar.
7. Terjadinya pelanggaran privasi.
8. Sifat plagiat
makin bertambah.
9. Pembajakan hak cipta suatu karya.
10. Perjudian online
meningkat.
11. Meningkatnya aksi pornografi
Penggunaan
teknolofi informasi di masyarakat
Didukung
dengan teknologi modern membawa banyak keuntungan positif
terhadap bidang aspek kehidupan masayarakat.
1. Bidang
Perbankan
Proses transaksi
perbankan bisa dilakukan
secara online oleh nasabah bank, baik melalu mesin ATM, komputer
maupun telpon genggam. Pihak bank
juga bisa mengolah data perbankan dengan mudah dan proses yang cepat karena adanya
sarana komputer.
2. Bidang Perdagangan
Pelaku dagang bisa
berdagang secara online. Selain itu dengan adanya teknologi yang mendukung
sekarang ini, semua pengolahan informasi
perdagangan baik proses transaksi, informasi
barang dagangan serta informasi
lain yang berkaitan dengan perdagangan bisa dilakukan secara online menggunakan komputer.
Sebagai contoh adalah dengan adanya aplikasi bukalapak.
3. Bidang Perindustrian
Manfaat teknologi informasi di bidang perindustrian yaitu penggunaan komputer untuk membantu melakukan pengolahan data
4. Bidang Transportasi
Dengan adanya kemajuan
teknologi, aspek kehidupan bidang transpotasi
banyak berkembang. Mulai dari transportasi kelas bawah seperti ojek
online hingga sistem pembelian tiket
pesawat terbang yang menggunakan aplikasi online.
Contohnya adalah aplikasi
Gojek dan tiket.com.
5. Bidang
Kesehatan
Membantu rumah sakit
untuk membangun sistem informasi yang mana bisa membagikan informasi kesehatan
dengan rumah sakit lainnya.
6. Bidang Pendidikan
Salah satu cara dari
instansi pendidikan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, selain metode tatap muka juga menggunakan metode online. Misalnya
penggunaan sistem e-learning.
Pada sistem ini, pengajar atau dosen membagikan materi secara online dan
bisa diakses online juga oleh pelajar. Contohnya aplikasi kelaskita.com.
7. Bidang
Seni
Pada komputer
terdapat aplikasi untuk mengedit foto maupun video. Dengan
menggunakan komputer foto atau video yang biasa-biasa saja bisa diedit menjadi foto atau video yang lebih
menarik dibanding dengan aslinya. Selain
itu kegunaan komputer di bidang seni juga adalah alat musik yang meniru nada-nada dari alat musik asli
yang disebut.
8. Bidang Komunikasi
Sebelum teknologi
berkembang, proses komunikasi harus dilakukan dengan cara bertatap muka dan hanya bisa dilakukan apabila lawan bicara berada di tempat yang sama dengan pembicara. Beda halnya pada saat ini, peralatan telekomunikasi seperti telepon genggam
sudah banyak dimiliki oleh masyarakat. Komunikasi bisa dilakukan dengan lawan bicara dimanapun berada.
Komunikasi tidak dibatasi
oleh jarak dan waktu.
9. Bidang Pertahanan dan Keamanan
Komputer digunaan
untuk mengendalikan sistem pertahanan. Komputer
juga bisa digunakan untuk mengendalikan senjata. Selain itu pada bidang pertahana dan keamanan komputer bisa
dijadikan sarana untuk melatih kemampuan tempur prajurit melalui simulasi pada komputer.

Komentar
Posting Komentar