BAB 9. Dunia Usaha
Manfaat
komputer dalam bisnis
Saat ini seiring didukung oleh
perkembangan dari komputer dan perangkat
lainnya, kegunaan komputer lebih luas, mulai dari hiburan, keperluan kantor,
menganalisa, sumber informasi,
dan mengontrol sesuatu.
Dalam kegiatan transaksi rutin pada
perusahaan retail digunakan mesin cashier,
segala bentuk transaksi dapat tercatat dengan jelas, pihak manager retail juga dapat mengontrol segala
kegiatan dari mesin cashier dengan cepat, kapanpun, dan dimanapun dengan terhubung jaringan
internet.
Dalam dunia bisnis,
komputer biasanya digunakan
untuk proses administrasi keuangan, statistic kemajuan,
data stok barang,
prediksi untuk penjualan, bahkan hingga untuk
merencanakan bisnis masa depan, dsb. Dalam hal tersebut
diperlukannya data-data perusahaan yang valid dan diinput kedalam software komputer, dikelola dalam
software, sehingga menghasilkan laporan
yang diinginkan oleh owner/manager sebuah usaha untuk mengambil sebuah kebijakan untuk suatu usaha atau
mengetahui perkembangan suatu usaha.
Evolusi
pengolahan data
Di era perdagangan yang semakin besar dan bebas, memunculkan banyaknya persaingan dan saling adu unggul dalam hal produk, ini merupakan tantangan yang tidak mudah bagi pelaku bisnis. Ini menjadi isu bagi bangsa dan rakyat Indonesia untuk dapat bersaing secara sehat dan tidak sikut menyikut dengan cara yang tidak baik atau melakukan kecurangan.
Dampak yang terjadi
adanya evolusi pengolahan data adalah bisa digantikannya
peranan manusia, dimana semua proses input di lakukan oleh media komputer.
Contoh profesi yang tergantikan oleh teknologi
:
- Agen
Penjualan, pada dasarnya agen penjualan sangatlah penting untuk mempromosikan suatu barang atau jasa,
tetapi dalam era sekarang agen penjualan tergantikan dengan adanya e-commerce.
- Kasir, di negara-negara maju kasir mulai tergantikan dengan teknologi, pelanggan dapat langsung menscan barcode
yang tertera dalam produk yang terhubung
dengan alat pembayaran digital. Struk pembayaran digunakan untuk pengecekan barang saat pelanggan
meningalkan area perbelanjaan.
- Teller, peranan
teller sedikit tergantikan dengan mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) dalam melakukan beberapa
jenis transaksi, seperti transfer, setor tunai, melakukan validasi, dll.
- Operator Telepon, pekerjaan operator telepon sedikit
digantikan dengan mesin penjawab otamatis dalam menjawab
beberapa pertanyaan dengan memberikan
panduan tentang hal-hal yang sering ditanyakan pelanggan atau customer.
- Tukang
pos, surat berbentuk fisik mulai digantikan dengan e-mail (electronic mail).
Sedangkan untuk perihal
surat yang tidak bisa diketik
dapat menduplikasikan dengan cara discan.
- Administrasi,
profesi di bidang administrasi paling banyak perubahan yang signifikan dengan adanya perkembangan
teknologi, dari mulai pendaftaran, proses validasi,
pencatatan, pembukuan, pelaporan, penyimpanan dan segala bentuk informasi
dapat diproses komputer.
Dasar
– dasar database
Basis Data atau Database merupakan suatu
sistem untuk menyimpan data dalam
kapasitas besar dengan efisien dan tidak akan terjadi redudansi data atau pengulangan data sehingga data
menjadi lebih akurat. Database
adalah bagian tak terpisahkan dari aplikasi web. cPanel sudah memiliki
shortcut yang memungkinkan manajemen database
dapat dilakukan dengan lebih mudah. Asal usul komputasi Big Data dapat
ditelusuri kepengembangan basis data di Indonesia 1960-an.
Apa yang dimaksud dengan database? Bagian
berikut menjelaskan arti data dan spreadsheet. Database
diperkenalkan dengan menggunakan spreadsheet sebagai titik awal.
1. Data
Data dapat mengambil banyak bentuk, termasuk
angka, teks, gambar,
hyperlink, dan suara. Data dapat tentang subjek apa saja, atau sekitar
lebih dari satu subjek.
2. Spreadsheet
Seperti yang disebutkan, berasumsi bahwa terbiasa dengan spreadsheet, beberapa contoh umum adalah Microsoft Excel, LibreOffice Calc, dan Google Sheets. Spreadsheet digunakan sebagai titik awal untuk menggambarkan basis data. Spreadsheet dan basis data keduanya digunakan untuk menyimpan dan mengelola data.
Cara paling sederhana untuk mengekspresikan perbedaan adalah dengan menganggap spreadsheet sebagai kalkulator besar yang dapat diprogram dengan canggih dan database sebagai sistem pengarsipan elektronik yang membuat data tersedia dengan cepat untuk pencarian dan analisis. Perbedaan utama antara spreadsheet dan database adalah bagaimana mereka menyimpan, memanipulasi dan jumlah data yang terlibat.
Contoh-contoh metode pemrosesan data antara lain:
- Pemrosesan Data dengan Metode Manual, Pada prosesnya masih menggunakan tangan dan beberapa
alat bantu untuk mengolah data.
- Pemrosesan Data dengan Metode Electromechannical, data-data
diproses menggunakan kemampuan
manusia dan digabung
dengan kemampuan mesin.
- Pemrosesan
Data dengan Metode Punched Card Equipment: data-data diproses dengan menggunakan semua peralatan yang disebut sistem warkat unit.
- Pemrosesan Data dengan Metode Electronic Komputer:
Keakuratan informasi dari hasi
proses data dengan metode ini sangat tinggi serta hanya memerlukan waktu yang begitu singkat
karena pada prosesnya
sudah menggunakan teknologi
komputer.
- Pemrosesan Data dengan Metode Network Office:
Pada prosesnya, jaringan komputer perkantoran digunakan
untuk pengolahan data-data. Hal ini disebabkan karena diproses secara online baik dalam pembuatan
transaksi maupun laporan.
Sistem
manajemen basisdata
Merupakan software khusus yang berguna
untuk mengolah data yang di inginkan
di dalam basis data atau database. Sistem manajemen BasiData biasa disebut
senagai Database Management
System (DBMS).
DBMS memiliki hubungan yang erat dengan
sistem basis data. DBMS dan database
merupakan pembentuk suatu sistem basis data. Sistem basis data akan terbentuk apabila
adanya interaksi dan saling terhubung
antara DBMS dengan database.
Menghindari kekacauan pada saat pengolahan
atau pemrosesan suatu data yang berjumlah banyak,
maka dalam jaringan
komputer harus menggunakan DBMS. Pengantara antara database dan pengguna adalah DBMS
dan pengguna juga harus menggunakan bahasa database yang sudah ditentukan agar dapat berinteraksi dengan DBMS. Sebuah sistem yang efektif
untuk memanajemen dan mengorganisir sumber
daya data. Itulah pengertian DBMS oleh Gordon C. Everest.
Software
DBMS yang sering digunakan untuk mengelola database
perusahaan jenis-jenisnya antara lain:
- MySQL
- Oracle
- Microsoft SQL Server
- Firebird
Pada umumnya sistem manajemen pengelolaan
data memiliki beberapa fungsional yang menjadi komponennya, yaitu :
- File Manager
- Dalam
komponen ini, digunakan untuk representasi suatu informasi yang tersimpan di dalam media penyimpanan elektronik.
- Database Manager
- Di
dalam komponen ini, menyediakan sarana untuk antarmuka data low level yanga da pada program aplikasi database.
- Query Processor
- Digunakan
untuk menerjemahkan query yang di input agar dapat di mengerti oleh database
manager.
- DML Precompiler
- Digunakan untuk melakukan konversi
perintah DML biasanya
ditambahkan ke dalam program aplikasi
dalam bahasa utama prosedur normal.
- DDL Compiler
- Digunakan untuk mengkonversikan perintah
DDL di dalam tabel yang berisikan data utama.
Kekurangan Sistem
Manajemen BasisData (DBMS) antara lain:
- Ukurannya cukup besar karena
DBMS sangat kompleks.
- Pada
penggunaannya dinilai cukup kompleks.
- Biaya bergantung pada fungsi yang disediakan serta lingkungan tempat
penggunaannya.
- Hardwarenya memiliki
biaya tambahan.
- Bagi pengguna DBMS yang baru akan dikenakan biaya konversi.
- Performa kinerja
akan menurun seiring
berjalannya waktu.
- Kemungkinan untuk mengalami kegagalan yang besar akan terjadi karena penurunan performa seiring berjalannya waktu.
Data
menguntungkan bisnis
Mengumpulkan dan menganalisis data sangat
penting untuk bisnis kecil karena itu
dapat meningkatkan efisiensi dan profit suatu usaha. Data dapat memberikan catatan tentang apa yang telah
berlangsung, siapa pelanggannya, apa
demografisnya, apa yang telah mereka beli dan kapan pelanggan biasa membelinya, dari hal tersebut dapat
memungkinkan suatu usaha menemukan tren,
misalnya produk favorit pelanggan, kapan waktu untuk stock barang.
Data bisa
berikan arsip yang bisa dicari dan mengelompokkan produk yang dijual bersamaan. Penggunaan data dalam bisnis
kecil yaitu mencari tahu seberapa besar progress
perkembangan bisnis tersebut,
dan data dapat membuat mereka tertarik untuk mencari tahu lebih lanjut apa yang harus dilakukan
kedepannya untuk menjadi
usaha yang lebih besar.
Semua bisnis mengumpulkan rincian tentang pendapatan
dan pengeluaran untuk memenuhi persyaratan pajak. Banyak bisnis yang mengumpulkan nama dan alamat pelanggan mereka sehingga mereka dapat menghubungi mereka untuk melakukan promosi yang lebih privasi.
Alasan mengapa usaha kecil mengabaikan
dalam menggunakan data mereka untuk penggunaan yang bermanfaat seperti
yang dibahas dalam bagian
sebelumnya. Tujuan dari bagian ini adalah untuk membantu pengusaha memahami mengapa pengusaha belum mengambil
keuntungan dari data yang mereka punya. Tujuannya juga untuk mendorong
pengusaha menjauh dari keraguan yang mungkin dimiliki, yaitu:
- Terlalu
mahal
Banyak usaha kecil memiliki
anggaran kecil dan menganggap database terlalu mahal. Mereka percaya
bahwa mereka harus membayar ahli untuk membuat database.
Namun perangkat lunak itu sendiri
tidak mahal dan versi open-source juga tersedia, misalnya
Microsoft Access mungkin sudah tersedia di versi Microsoft
Office yang mereka gunakan, dan beberapa
suite perangkat lunak open-source memiliki database paket yang tersedia,
seperti OpenOffice dan LibreOffice. Kekhawatiran juga dapat muncul bahwa perangkat keras baru dan
mahal diperlukan. Ada banyak pilihan, yang paling penting
adalah database yang disimpan di cloud/storage, yang membutuhkan investasi
minimal dan pemeliharaan perangkat keras.
- Terlalu
Mengganggu
Jika sebuah perusahaan berjalan
dengan lancar mungkin
ada kekhawatiran bahwa implementasi sebuah database akan mengganggu status dan menyebabkan kejatuhan dalam
bisnis. Mungkin khawatir bahwa suatu
periode waktu akan muncul masalah saat menerima pesanan. Pindah fisik ke database
ke metode penyimpanan elektronik tidak sesulit
yang pengusaha pikirkan.
Misalnya, biasanya ada metode cepat untuk mentransfer data antara database dan spreadsheet
dan sebagian besar data dapat dengan cepat dimanipulasi ke titik dimana ia dapat disajikan pada file spreadsheet. Sebuah cara yang masuk akal untuk memulai
adalah memilih area bisnis pengusaha
untuk ditempatkan ke database, sehingga setiap
orang bisa mendapatkan dan digunakan untuk sifat teknologi baru. Misalnya,
pengusaha dapat memindahkan spreadsheet tentang detail
- kontak
pelanggan ke satu tabel di bagian
database dan memungkinkan karyawan menjadi
terbiasa untuk mengakses
dan mengubah database.
Setelah semua orang terbiasa dengan tabel
pertama, pengusaha dapat mengimpor
lebih banyak spreadsheet menjadi tabel tambahan. Perlu dicatat bahwa spreadsheet dan database dapat
digunakan bersama satu sama lain sampai
semua karyawan merasa nyaman. Pengusaha harus memastikan pembaruan hanya dibuat untuk salah satu file dan kemudian
ditransfer ke yang lain sehingga perubahan
tidak ditimpa. Metode yang paling jelas adalah membuat perubahan pada spreadsheet
dan kemudian mentransfer perubahan ke database secara berkala. Transfer
semacam itu dapat diselesaikan
dengan beberapa instruksi sederhana. yang dikenal sebagai update query. Dengan cara ini spreadsheet
tetap beroperasi seperti biasa, tetapi
karyawan dapat membuka database untuk melihat bagaimana data disimpan
dan dapat menjadi
terbiasa dengan mengaksesnya.
- Akan Terlalu
Banyak Waktu
Seperti dalam semua aspek kehidupan, hanya anda yang dapat menjawab
pertanyaan berulang, "Seberapa buruk pikiran anda sebelum melakukan sebuah perubahan?" Jika
pengusaha menggunakan file kertas dan berlari
di sekitar kantor dengan panik setiap kali pelanggan menghubungi, mencari file, masuk akal untuk meningkatkan efisiensi, pengusaha perlu menginvestasikan waktu untuk belajar tentang
database, tetapi ini pada akhirnya
lebih efisien daripada
waktu jika terus bekerja dengan sistem yang kedaluarsa. Pengusaha
dapat mengimplementasikan database dalam langkah-langkah kecil, seperti yang dijelaskan dalam paragraf
sebelumnya seperti manfaat basis data dan pentingnya data untuk bisnis kecil. Keputusan bermuara pada
keseimbangan antara investasi dan imbalan,
dan terserah bisnis individu untuk memutuskan di mana ia berada pada spektrum.
- Terlalu Sulit untuk Belajar dan Melaksanakan
Mungkin sulit untuk mempelajari tentang basis data ketika pengusaha
belum pernah menggunakan sebelumnya. Tapi, jika sudah menggunakan pengolah kata dan spreadsheet, langkah
tersebut untuk menggunakan database tidak sesulit
yang dikira.
- Terlalu Rendah
pada Daftar Prioritas
Menjalankan bisnis kecil bisa sangat berat, dengan jam kerja yang panjang dan sedikit waktu untuk tetap terorganisir. Pengusaha mungkin memiliki daftar panjang hal-hal yang ingin disortir, sebelum mencoba fokus pada data, untuk meningkatkan fungsi bisnis, pengusaha mungkin cenderung untuk fokus pada prioritas yang lebih tinggi, seperti mengambil langkah untuk meningkatkan manajemen kantor, menyimpan catatan, dan menyimpan produk dan persediaan barang. Hanya dengan hal seperti itu akan merasa dapat melihat data perusahaan. Namun jika pengusaha memulai dengan database, kemungkinan besar yang bagian lainnya dari bisnis akan membutuhkan organisasi yang cermat untuk proses bekerja secara efektif. Ini karena data sering menjangkau semua area bisnis seperti pelanggan, penjualan, dan inventaris.
Komentar
Posting Komentar